JAMBERITA.COM - Kabar Money Politics (Politik Uang) santer beredar di Tanjab Barat mendekati H-1 pencoblosan.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanjabbar tak membantah banyak isu money politics beredar selama mendekati masa pencoblosan.
Diakuinya ada beberapa laporan masuk ke meja Bawaslu. Hanya saja, hingga kini sulit untuk diungkapkan.
"Ada laporan masuk. Dan langsung kita telusuri, tim turun ke lokasi melakukan pengecekan ke lapangan. Namun hasilnya nihil. Karena begitu kita investigasi ke sumber informasi justru sumber tersebut mengaku dia hanya bergurau," kata Ketua Bawaslu Tanjabbar Hadi Siswa melalui Koordinator Divisi PHL, Mon Rezi, Selasa (16/4/2019).
Begitu juga dengan informasi lainnya yang menyebutkan ada salah seorang Caleg untuk DPRD Provinsi yang kedapatan oleh warga masyarakat membagi-bagikan sejumlah uang di Parit 5 Tungkal Ilir, di saat masa tenang Kampanye.
Setelah dilakukan penelusuran, ujar Mon Rezi, ternyata masyarakat setempat hanya salah paham ada mobil patroli yang masuk oleh beberapa pihak disangka ada pihak caleg bagi-bagi uang dengan tujuan mencoblos salah satu kandidat.
"Artinya sudah kita telusuri, namun tidak terbukti," tandasnya.
Sementara warga Tungkal Ilir, inisial HS mengatakan isue money politics sebenarnya bukan sekedar isapan jempol. Hanya saja, pihak yang dinilai berwenang menangani pelanggaran pemilu politik uang enggan melakukan jempot bola.
"Mereka yang punya wewenang dak mau jemput bola hanya nunggu laporan masuk saja baru mau bergerak, itulah kelemahannya," ujar HS. (Henky)
Rapat Paripurna Ketiga DPRD Tanjab Barat Samakan Persepsi Legislatif - Eksekutif
Wabup Katamso Ajak Pemuda Berperan Aktif Sukseskan Pembangunan Daerah
Perkuat Ketertiban Daerah, Kemenkum Jambi dan Satpol PP Tanjab Barat Godok Ranperda Inisiatif Baru
H-1 Pencoblosan, Distribusi Logistik Belum Rampung di Tanjabbar
Bawaslu Kota Jambi Awasi Ketat Distribusi Logistik Pemilu 2019
Belum Dapat C6 Tetap Bisa Nyoblos, KPU Kota Jambi: Bawa e-KTP ke TPS
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

